BELAJAR DI PABRIK SABLON #2: STANDAR KAIN KAOS

Sebelumnya, saya sudah menulis sedikit soal pabrik sablon sebagai pembuka, di sini. Walau jedanya sangat panjang, sekarang saya akan menambahkan hal-hal yang lebih detil mengenai usaha persablonan pemula, dan kebetulan saya juga sangat pemula, jadi saya akan menulis apa yang sudah saya alami dan pelajari secara langsung selama ini di lapangan. Oya, karena pabrik sablonnya masih manual saja, jadi semua hal yang akan saya tuliskan hanya menyangkut sablon manual.

Dalam dunia sablon menyablon, 2 bahan baku utama yang penting adalah kain kaos dan tinta/obat sablon.

Jadi, kain kaos apa saja yang biasa dipakai?

Kalau disebutkan semua, tidak akan habis satu episode deh, hehe. Lagipula ada banyak kain kaos yang belum pernah saya pegang langsung. Jadi di bawah ini saya kasih list kain kaos yang banyak beredar di pasar Indonesia aja dulu ya

  1. Katun Combed

Di Indonesia, rata-rata standar bahan kaos yang digunakan untuk kualitas bagus adalah katun combed. Saya belum tahu kenapa dinamakan combed.

Katun combed dipilih karena biasanya paling nyaman dipakai. Bahan baku katun combed sebagian besar adalah benang yang terbuat dari kapas. Itulah kenapa harganya lebih mahal sehingga harga jual kaosnya pun pasti lebih mahal dari jenis kaos katun lainnya.

Katun combed juga banyak jenisnya, tergantung ketebalan serat, yang dibedakan dengan angka. Ada combed 20s, 24s, 30s, dan 40s. Agak sulit menyebutkan perbedaannya kalau tidak dipegang langsung. Tapi secara umum, semakin banyak s-nya, maka serat benang semakin tipis tapi kain semakin lebar dan ringan. Semakin tipis serat kain, tidak berarti semakin jelek lho.

Orang awam selalu beranggapan bahwa semakin tipis serat benang, semakin jelek suatu kaos. Memang bisa jadi seperti itu. Tapi setelah dipegang, harusnya kita bisa membedakan bahwa serat benang yang lebih tipis tidak selalu jelek. Combed 20-30s adalah standar kain yang biasa dipakai untuk kaos-kaos dengan harga standar. Kainnya bisa ditemukan dengan mudah di supplier-supplier kain. Tapi combed 40s tidak banyak ditemukan suppliernya, kecuali di kota besar seperti Bandung. Jenis 40s digunakan di level paling mahal dan paling bagus. Kaos-kaos distro dan branded biasa memakai  kain ini. Coba deh pegang kaos distro bermerk terkenal, pasti kaosnya akan terasa ringan, teksturnya sangat lembut dan empuk.

2. Katun Carded

Kaos katun yang kualitasnya di bawah combed. Tekstur agak keras dan berbulu. Tapi ada jenis carded yang bagus, tidak jauh dari combed level biasa. Jenis ini banyak dipakai dalam produksi massa, misalnya untuk merchandise atau seragam yang jumlahnya ribuan.

3. Katun PE (polyester) dan Hi-get

Namanya juga polyester, bahan baku kainnya kebanyakan adalah plastik. Teksturnya kasar, keras, dan berbulu. Apalagi jika sudah dicuci. Jika kalian menemukan kaos sablon yang murraaah banget di toko-toko dengan ciri-ciri di atas jika dipegang, sudah dipastikan itu adalah katun PE. Jenis yang paling murah dari kaos katun. Pengalaman menyablon manual di atas kain PE, jenis ini harus hati-hati karena tidak terlalu tahan pada panas berlebihan. Mudah terbakar, maklum plastik. Hi-get juga tidak terlalu jauh seperti PE. Saya belum pernah pakai hi-get.

Oya, PE juga ada beberapa macam. Ada jenis PE super yang lebih lentur, tapi sensivitasnya terhadap panas sangat berbahaya. Mudah meleleh!

4. Lycra

Orang-orang biasanya menyebut jersey. Tekstur kainnya lembut, jatuh, adem di kulit dan halus banget. Tapi lycra juga tidak semua berkualitas. Ada bermacam-macam lycra. Bahan ini biasanya dibuat khusus untuk teknik printing digital atau DTG. Bisa disablon full badan, kayak motif-motif kekinian atau kaos-kaos superheroes dan desain-desain 3D yang rumit dan campuran warna yang sangat banyak. Cocok juga buat kaos slimfit atau dress bagi wanita.

Harga bahan lycra, sepanjang yang saya tahu dari supplier yang sama, tidak terlalu jauh dari combed 30s. Tapi lebih murah dari combed 40s kualitas distro. Harga jualnya juga biasanya lebih mahal dari kaos biasa.

5. Lacoste

Ada 2 jenis lacoste yang saya tahu: PE dan pique. PE, seperti halnya di kaos katun, juga adalah verse jelek dari lacoste (agak tebal dan tidak terlalu halus). Sementara pique lebih halus dan ringan. Bentuk lacoste itu mirip kaos yang berlubang-lubang kecil sekali. Saya jarang menemukan kaos bahan lacoste di toko-toko sih, biasanya kaos-kaos seragam yang khusus dibuat sendiri ada yang berbahan lacoste. Soal harga, bahan lacoste lebih murah dari katun combed.

6. Dryfit

Pernah melihat/memegang kaos-kaos seragam sepakbola, sepeda atau basket? Tekstur kaosnya berlubang-lubang, tapi tidak sama dengan lacoste juga sih. Biasanya bahan dryfit digunakan untuk fashion cowok dan lebih bernuansa sporty.

7. Spandek

Untuk spandek ini agak panjang pembahasannya, karena banyak sekali jenis spandek. Spandek korea, misalnya, atau spandek kaos. Tapi rata-rata di pasaran sekarang kedua jenis kaos ini sedang Berjaya. Fashion cewek kualitas menengah ke bawah di dominasi bahan spandek kaos karena harganya murraaaah banget. Bayangkan aja, setelan-setelan yang lagi musim sekarang ini dari mulai jilbab, outer, sampai dress sepaket bisa murah banget. Gila kan? Gimana kualitas bajunya coba?

Jika kalian melihat cewek-cewek memakai dress atau tunik panjang dengan bahan kaos yang mencetak badan dan agak berbulu/tampak kumal jika sudah dicuci, ya itulah spandek. Tapi tentu ada juga bahan spandek yang cukup bagus. Saya sendiri tak suka spandek karena ya itu tadi, mencetak di badan dan terlalu jatuh sehingga model baju jadi tidak karuan dilihatnya, hehe.

8. CVC

Masih bagian dari keluarga katun. Agak sulit menjelaskan bagaimana perbedaan CVC dan combed sih, hehe. Nyaris mirip sekali, tapi kalau dipegang akan terasa beda. Tekstur CVC lebih terasa serat-serat benangnya gitu dan lebih keras dibanding combed. Tapi CVC menawarkan motif yang lebih beragam. Ada kaos-kaos cvc corak yang lucu-lucu. Harganya hampir sama dengan combed standar (bukan 40s).

9. Ada satu lagi kain kaos yang pernah saya pegang, tapi saya belum tahu namanya, hehe. Konon itu adalah bahan kaos distro. Kainnya agak mirip lycra, lembut, empuk, dan jatuh.

Ternyata sudah panjang juga ya, padahal sudah berusaha dipendek-pendekin biar gak cape baca. Tapi semoga sedikit bisa memberikan gambaran bagi para newbie perkaosan dalam memilih jenis kaos saat belanja. Jadi kalian bisa membedakan mana kaos yang emang betul-betul bagus serta berkualitas dari segi bahan saat memegang kaosnya langsung. Tidak tertipu dengan harga terlalu murah atau brand-minded padahal ada kaos bagus tanpa brand yang ternyata lebih murah. Kalau tahu barang bagus, ya berbelanja bakal jadi lebih hati-hati dan hasilnya memuaskan, iya kan?

Advertisements

Berdakwah ala ‘It Follows’ : Jangan Ngeseks Sembarangan!

David Robert Mitchell bersabda : “barang siapa diantara kalian, terutama muda-mudi liar yang haus petualangan, melakukan seks bebas sembarangan maka bersiaplah mendapat kutukan mengerikan sampai mati”

Mungkin, om David berpikir bahwa menakuti orang-orang dengan ancaman neraka setelah kematian atau penyakit menular sudah terlalu mainstream atau bahkan terlalu basi dan tidak ‘nyeni’ sehingga dia membuat sebuah cerita yang absurd di film indienya, ‘It Follows’.

Bayangkan saja, kamu ngeseks sembarangan misalnya dengan orang yang tidak begitu kamu kenal, membayar PSK, atau via one night stand dan ternyata ada hal mengerikan yang ditularkan partner seks kamu itu. Bukan penyakit kelamin, melainkan sebuah kutukan : kamu akan dikuntit makhluk (semacam hantu) yang akan terus berusaha membunuhmu!

Makhluk ini akan terus menguntitmu sampai mati. Dia bisa berbentuk manusia asing yang tiba-tiba muncul dari keramaian atau menyerupai orang yang sangat kamu kenal, bahkan bisa sama persis dengan orang yang kamu sayangi. Kadang-kadang muncul secara tiba-tiba dalam bentuk fisik yang cukup menyeramkan. Hiy, kedengaran lebih buruk dari ancaman neraka bukan? Neraka sih menunggu nanti sampai mati. Lha kutukan versi om David ini kontan saat itu juga setelah kamu selesai berasik-asik masyuk.

Film dibuka dengan adegan seorang gadis muda pontang panting berlari seperti menghindari sesuatu yang sangat berbahaya. Lalu dia pergi mengendarai mobil dan berhenti di tepi pantai saat malam menjelang. Dia merasakan ada seseorang di dekat mobilnya. Lalu gadis ini menelpon orangtuanya sambil menangis, dan mengatakan kalau dia sangat mencintai mereka. Pada pagi harinya, si gadis ditemukan tewas di tepi pantai dalam kondisi mengenaskan.

Saya tidak tahu bagaimana cara gadis itu dibunuh karena tidak diperlihatkan. Tapi kondisi mayatnya cukup disturbing buat saya.

Cerita beralih pada seorang gadis muda, bohai nan cantik bernama Jay. Jay adalah tipikal gadis muda pada umumnya yang punya banyak teman dan tinggal di daerah perkotaan Amerika. Suatu ketika Jay berkencan dengan seorang pria muda yang baru dia kenal dan berakhir dengan ehem-ehem gitu deh. Setelah selesai, si pria membius Jay dan membawanya ke sebuah tempat yang sepi di dekat hutan. Lalu setelah Jay tersadar, pria itu bercerita bahwa dia telah menularkan sebuah kutukan pada Jay, dengan sangat terpaksa, untuk keselamatan dirinya sendiri. Untuk meyakinkan Jay, pria itu sengaja membawa Jay ke tempat sepi tersebut dan menunjuk pada sosok wanita aneh telanjang bulat yang datang dari kejauhan mendekati tempat mereka.

Pria itu juga menjelaskan bahwa kutukan yang ditularkannya adalah penguntitan oleh makhluk semacam hantu yang akan terus berusaha membunuh Jay di manapun dia berada. Jay hanya terus berusaha untuk menghindari makhluk tersebut. Jay bisa menularkan lagi kutukan tersebut kepada orang lain dengan cara berhubungan seks dengan orang yang bersangkutan. Tapi itu juga bukan pemutus mata rantai kutukan, sebab jika orang yang terkena kutukan telah terbunuh, maka makhluk itu akan memburu pemberi kutukan sebelumnya, dan terus begitu.

Jay sendiri tidak bisa berbuat apa-apa toh dia belum begitu mengenal si pria.  Akhirnya dia meminta bantuan kepada teman-temannya untuk menyelamatkan dirinya dari kejaran si hantu penguntit. Nah, bagaimanakah nasib Jay selanjutnya?

Terlepas dari ide ceritanya yang absurd, It Follows merupakan film indie yang keren bahkan ada yang memasukkannya sebagai salah satu film terbaik tahun 2014. Sebuah pencapaian luar biasa bagi genre horror. Karena walaupun temanya soal seks, tapi it follows tidak jatuh pada film horror murahan yang penuh adegan klise dan eksploitasi tubuh seksi atau adegan seks tidak penting. Adegan seksnya tentu ada, toh cerita utamanya sendiri mengenai kutukan yang menular lewat hubungan seks, tapi dengan cermatnya Om David membuatnya hanya sebagai bumbu walaupun seks merupakan pusat dimana horror itu berasal.

Terus, jika kalian menyukai jenis horror yang penuh adegan kejutan mendadak yang bikin menjerit (jump scare), maka It Follows bukan jenis menakuti seperti itu. Kengeriannya timbul dari situasi dan mood, serta kondisi tertekan secara psikologis. Bayangin aja kamu harus terus waspada melihat gerak tiap orang di sekeliling karena siapa tahu itu adalah si makhluk pemburu, bahkan orang biasa yang lewat pun bisa jadi terlihat serem saat terus berjalan tanpa henti mengikuti Jay.

Nah. Sudah mulai tercerahkan oleh dakwah Om David? Mangkanyah, hati-hati yah kalau mau pilih partner atau mau esek-esek gituan. Setelah nikmat sesaat didapat, malang berkepanjangan menanti hiiiiy 😀

Masak Makanan Favorite, Yuk!

Memasak masakan lokal yang sehat dan enak itu ternyata tidak terlalu sulit. Ya sebenarnya relatif juga sih tergantung jenis masakannya, hehe. Tapi setidaknya untuk beberapa makanan sunda favorite, saya sudah bisa membuatnya sendiri. Maksudnya betul-betul dimasak sendiri dari awal, dengan bumbu-bumbu yang dipilih sendiri juga. Tidak ada campur tangan Ibu.

Dulu, saya menganggap kalau kemampuan memasak saya betul-betul payah. Tapi itu ternyata karena saya tidak mau mencoba, males, dan terlalu banyak alesan sehingga tidak ada keberanian untuk bereksperimen dengan masakan. Setelah mencoba beberapa kali, ternyata gak sulit-sulit amat, asal tahu rumus dasarnya. Tapi, ini tentu berlaku untuk menu-menu sunda yang biasa saya santap sehari-hari. Saya masih belajar dari masakan yang paling mudah dan available di sekeliling dulu.

Btw, di rumah saya tidak ada freezer/kulkas/lemari es. Saya sebetulnya gak terlalu suka mengawetkan makanan di lemari es karena meyakini bahwa kandungan asli makanan tersebut akan berubah. Jadi selama ini saya selalu membeli bumbu dan bahan masakan di warung dekat rumah saja, seperlunya, tidak menimbun bahan-bahan dalam jumlah banyak. Memang sih sudah kepikiran akan lebih efektif kalau saya belanja bahan makanan/masakan dalam jumlah banyak dan variatif supaya nanti saya bisa memasak lebih banyak menu dan mencoba hal-hal baru. Banyak item masakan yang gak ada di warung kecil. Yah namanya juga warung di kampung, itemnya ya gitu-gitu aja.

Mungkin ke depannya saya akan mengadakan lemari es di rumah. Jadi memasak lebih gampang dan tidak malas cuma gara-gara bumbunya minim atau bahan masakannya belum tersedia, lalu puyeng mencari apa yang mau dimasak di warung (lha di warungnya gak ada apa-apa).

Oya, rumus dasar memasak bagi saya adalah tercukupinya bawang putih, bawang merah, garam, gula, dan TANPA penyedap rasa. Ketika takaran item-item tersebut sudah pas, maka dijamin masakan akan enak. Beneran lho.

Berikut ini, saya mau membagi resep 3 makanan sunda favorite saya yang baru-baru ini dimasak sendiri, dan saya merasa berhasil dalam memasaknya (baca : enak). Saya atur sendiri jenis bumbunya. Entah kalian akan suka atau tidak. Tapi resep ini dijamin simpel.

1. Sambel tomat

Makan dengan sambel itu bikin makan nambah melulu. Bahan :

  • Tomat
  • Cengek/cabe rawit (bisa dibanyakin untuk yang pengen sensasi pedas)
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Garam
  • Gula merah

Note : untuk yang suka terasi, bisa ditambah terasi sedikit.

Cara membuat : semua bahan di atas, kecuali cengek/cabe rawit, di goreng/dibakar setengah mateng. Kira-kira maksimal 5 menit, jangan sampai mateng. Setelah setengah matang, bahan tersebut diangkat, dan tiriskan sebentar. Siapkan cowet untuk menumbuk sambal.

Setelah agak dingin, semua bahan ditumbuk di cowet beserta cengek/cabe rawit. Tumbuk sampai halus. Setelah itu, siap disantap. Bisa dicocol lalapan apapun.

2. Nasi goreng kecap

Bahan :

  • Nasi
  • Telur ayam
  • Tomat
  • Bawang putih, bawang merah
  • Cengek/cabe rawit (untuk yang suka pedas)
  • Kecap manis
  • Garam
  • Gula pasir
  • Buncis
  • Minyak/mentega

Cara membuat :

Bawang putih, bawang merah, tomat, buncis, cabe rawit dipotong kecil-kecil banget.

Panaskan minyak/mentega. Masukkan semua bumbu kecuali cabe rawit. Aduk-aduk sampai bau bawangnya keluar. Setelah setengah matang, masukkan telur ayam, garam, gula pasir dan diaduk-aduk. Lalu masukkan nasi, aduk kembali. Terakhir, masukkan potongan cabe rawit dan kecap manis.

3.Tempe mendoan

Ini dia makanan kesukaan saya, the most favorite food of all time!

Bahan :

  • Tempe
  • Tepung terigu
  • Bawang putih, bawang merah, bawang daun (agak dibanyakin)
  • Tomat
  • Lada
  • Garam
  • Gula pasir
  • Cengek/cabe rawit

Cara membuat : tempe dipotong tipis-tipis dan lebar (atau sesuai ukuran tempenya), direndam dalam air hangat yang sudah dicampuri garam dan bawang putih yang ditumbuk, biarkan selama 10-15 menit agar menyerap. Sementara itu tumbuk halus semua bumbu kecuali bawang daun dan gula pasir. Campurkan semua bumbu tersebut dengan tepung terigu, lalu aduk sambil dikasih air secukupnya. Jangan terlalu kental dan jangan terlalu cair, secukupnya saja. Lalu masukkan bawang daun dan gula pasir untuk penyedapnya.

Tempe dimasukkan ke dalam adonan tepung, lalu digoreng dalam api sedang. Angkat dan tiriskan setelah tempenya berwarna kecoklatan. Nyammmm sedaaap!

Selamat mencoba \^o^/

*maaf tidak sempat bikin skrinsyut, jadi gambarnya cari saja di google ye*

Filosofi Fashion : Ilusi Tentang Kecantikan dan Penampilan Lebih Menarik

Size really doesn’t matter.

Inner beauty lebih penting.

Begitu kata sebuah pepatah semilyar umat. Tapi apakah betul?

Coba sekarang buka majalah-majalah mode atau cari tulisan tentang fashion dan kecantikan di internet. Kamu akan tahu kalau pepatah itu cuma omong kosong belaka 😀

Pada awalnya, ketika saya melihat artikel-artikel di internet tentang bagaimana kamu bisa berpenampilan lebih baik semisal : yang pendek ingin TERLIHAT tinggi, yang gemuk ingin TAMPAK lebih mengecil, yang kurus ingin TAMPAK berisi, yang gelap ingin TAMPAK lebih terang, dan lain sebagainya, rasanya lama-lama jadi muak juga, haha. Dan itu tidak berlaku buat cewek aja lho, cowok juga sama kok. Tips ini-itu bertebaran di mana-mana. Ingat baik-baik kata yang pakai huruf kapital di atas. Cuma TAMPAK/TERLIHAT. Artinya, itu boongan. Aslinya ya tetap tidak berubah.

Baru-baru ini saya baca beberapa artikel fashion mengenai cara mempermak para perempuan berpostur petite agar terlihat lebih tinggi. Oya, petite ini artinya kecil dan pendek. Saya juga baru tahu ada istilah seperti itu. Saya jadi berpikir, memangnya kenapa kalau kita kelihatan lebih tinggi? Bisa lebih cantik, bagus, dan menarik? Ini sama halnya dengan keinginan agar kulit menjadi lebih putih. Seolah-olah berbadan tinggi itu lebih baik dibandingkan pendek.

That is. Ternyata size is really a matter.

Setelah membaca beberapa tulisan, saya berkesimpulan bahwa fashion dan kosmetik itu 11-12, yaitu dua-duanya memberikan ilusi tentang kecantikan dan ‘penampilan yang lebih menarik’. Hanya ilusi saja. Terutama fashion, dan mereka mengakuinya kok. Dalam salah satu artikel misalnya ada penjelasan begini ‘….memberikan ilusi agar kaki lebih panjang/fake long legs’. Kosmetik juga sama. Segala macam benda yang diusapkan ke wajah itu untuk memberikan ilusi warna wajah yang berbeda. Padahal kan aslinya tidak begitu.

Lalu apakah mengikuti fashion itu salah? Ya tentu tidak juga. Bukan soal salah atau benar, tapi balik lagi ke menata ulang cara berpikir soal fashion itu sendiri sehingga kamu tidak percaya secara buta dalam artian memaksakan diri.

Karena memang bagi beberapa orang, penampilan yang menarik bisa membuat mereka lebih percaya diri. Itu tentu bagus. Walaupun tidak harus selalu berpatokan pada rumus para fashion expert, sebetulnya yang paling mendasar dalam berpenampilan adalah kamu nyaman dan percaya diri dengan apa yang kamu pakai. Rasa nyaman dan percaya diri itu akan terpancar menjadi sebuah kekuatan. Kalau memang ilusi-ilusi yang kamu pilih itu aman, ya tidak apa-apa dilakukan. Sebab fashion itu hanyalah salah satu alternative, bukan mutlak sesuatu yang harus dituruti.

JADI, mungkin kamu tidak perlu selalu sinis dengan tips-tips menyangkut fashion. Mempermak penampilan cewek petite misalnya, saya lebih setuju kalau mengubah alasan atau motivasinya. Kalaupun kamu ingin memilih baju yang pas untuk postur yang pendek, itu bukan untuk terlihat lebih tinggi doang, tapi karena memang pakaian tersebut pas dan seimbang untuk ukuran tubuh kamu. Atau karena kamu ingin bereksperimen mencoba sesuatu yang baru, sebab itu adalah hal yang menyenangkan banget! Atau karena memang kamu merasa lebih nyaman dan percaya diri dengan tipe baju tersebut. Cewek dan cowok selalu ingin terlihat cantik dan tampan. Itu wajar kan.

Fashion itu juga memang seni. Tidak ada salahnya mencari ide untuk jenis atau model pakaian yang cocok. Bukan untuk menyenangkan orang lain, tapi tentu untuk menyenangkan dan memuaskan diri sendiri. Yang penting juga, jangan sampai menyulitkan diri sendiri dengan pilihan fashion tersebut. Misalnya, ada tips buat para cewek petite bahwa mereka harus menggunakan high heels. Dan celakanya lagi, heels-nya gak boleh tipe wedges, tapi harus yang lancip. Lagi-lagi untuk mengesankan tinggi. Cih. Merepotkan banget. Saya lebih percaya kalau high heels gak bagus buat kesehatan. Kalau maksa, sebaiknya pakai tipe wedges saja.

Oya sedikit bonus, dari hasil bacaan soal tipe baju yang pas untuk cewek petite itu sebetulnya simpel aja sih. Pakailah baju yang mini-mini, hehe. Maksudnya, sebaiknya memakai pakaian yang pendek banget atau panjang sampai mata kaki sekalian, tidak nanggung-nanggung. Tapi kalau kamu mau memakai baju nanggung yang kamu suka? Ya itu sah-sah aja. Ingat ya, trik atau tips dalam fashion itu cuma ilusi, jangan terlalu taklid menganggapnya sebuah aturan saklek.

Yah siapa sangka bermain-main dengan tipe baju itu bisa begini menyenangkan, hehe.

Selamat berpuasa di bulan Ramadhan. Kencangkan ikat dompetmu, jangan sampai tergiur dengan jualan-jualan menjelang lebaran! *langsung browsing olshop*

Terompet Para Dewa (Part 1)

Khayangan sedang kacau.

Sumber kekacauan tersebut adalah hilangnya salah satu benda pusaka khayangan yang sangat agung yaitu Terompet Dewa. Departemen Penjagaan Pusaka Khayangan (DPPK) sudah melakukan pelaporan menyeluruh kepada Dewan Keamanan Khayangan (DKK) tentang hilangnya terompet tersebut. Tapi mereka tidak bisa menjelaskan alasan kenapa terompet yang begitu agung dan sakral bisa hilang padahal penjagaan begitu ketat di sekitar area gedung DPPK.

Selama ini, tidak ada satupun makhluk yang bisa memasuki area rahasia DPPK tempat penyimpanan benda-benda pusaka para dewa. DPPK mengerahkan sekitar 1000 tentara dewa untuk memastikan keamanan di wilayahnya. Seluruh gedung di area tersebut telah dilengkapi dengan pengamanan yang sempurna sehingga tidak mungkin ada makhluk yang luput dari pengawasan.

Seketika kekacauan pun meledak di seluruh khayangan. Berbagai spekulasi menyebar diantara para dewa, terutama bagi mereka yang tidak menyukai Ketua DPPK. Sementara itu, para menteri khayangan dan penasihat Maha Dewa berupaya agar berita tersebut tidak sampai kepada sang Maha Dewa karena akan menimbulkan kejadian yang lebih mengerikan.

Setelah mengadakan rapat darurat tertutup di istana menteri, DKK membentuk sebuah Tim Independen Khayangan (TIK) yang terdiri dari dewa-dewa berkekuatan paling tinggi dan memiliki kemampuan andalan untuk melakukan investigasi mengenai hilangnya Terompet Dewa. DKK juga segera melakukan pengamanan dan penjagaan yang lebih ketat di berbagai tempat untuk antisipasi berbagai macam kemungkinan terburuk yang diakibatkan dari hilangnya terompet.

Khayangan berada dalam situasi siaga 1.

Satu minggu berlalu, dan tim TIK tidak menemukan hasil yang menggembirakan. Terompet dewa betul-betul hilang dari tempat agungnya dan tak ada tanda-tanda mencurigakan apapun di sekitar tempat tersebut. Terompet itu seperti lenyap begitu saja menguap ke dalam udara. Dengan penuh rasa frustasi, ketua DKK menahan pimpinan DPPK untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Dalam hal ini, tak ada siapapun yang bisa disalahkan selain ketua DPPK sebagai penanggung jawab keamanan di teritorinya yang sangat rahasia.

Mengetahui bahwa upaya apapun terancam gagal, ketua penasihat dewa dengan gugup menemui sang Maha Dewa di kediamannya yang agung, di puncak menara tertinggi yang menjulang melampaui angkasa.

Sang penasihat duduk bersimpuh di depan Maha Dewa yang duduk dengan tenang di singgasana hitamnya. Tak ada suara, dan wajah Maha Dewa sama sekali tidak tampak marah ataupun kesal. Penasihat agak lega melihat hal ini, setidaknya Maha Dewa tidak marah seperti yang dicemaskannya.

NoctisGambar dari sini

Maha Dewa menatap penasihatnya dengan tajam, tanpa ekspresi seperti biasanya. “Ya, aku sudah tahu” kata Maha Dewa dengan dingin. Tiga kalimat pertama yang keluar darinya, dan dia tidak berbicara lagi setelah itu.

Penasihat tidak berani mengangkat wajah. Dia merasa semakin cemas.

Selama ini, hanya sedikit dewa yang bisa bertemu langsung dengan Maha Dewa. Hanya ketua penasihat, ketua DKK, dan beberapa dewa penting lainnya saja yang pernah bertemu dengan Maha Dewa. Maha Dewa selalu berada di kediamannya sendirian di puncak menara tanpa bicara kepada siapapun. Mereka merasa takut kepada Maha Dewa, terutama pada kekuatannya yang amat terkenal.

Maha Dewa memiliki postur tubuh yang tinggi, tegap, dan atletis dengan rambut perak tergerai sampai bahunya. Kadang-kadang rambutnya berubah warna menjadi hitam kelam pada siang hari. Matanya memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan dan tak siapapun bisa menatapnya. Menurut dewa-dewa yang pernah bertemu langsung dengannya, Maha Dewa memiliki ketampanan serupa matahari terbit yang bersinar-sinar menerangi semesta. Jika dia tersenyum, musim semi tiba di seluruh dunia, jika suaranya mendesis marah, kilat menyambar-nyambar di seluruh semesta.

Di sisinya ada pedang agung berwarna hitam. Sepatunya model boots panjang dan coat panjang seperti model-model fashion kekinian. Seluruh pakaian dan dekorasi istananya berwarna hitam serta perak. Kadang-kadang penasihat merasa bahwa Maha Dewa terlalu lama sendirian dan kesepian di situ.

“Tuanku” kata penasihat kemudian. “Kami tidak bisa menemukan terompet anda di seluruh khayangan. Tapi…”

Maha Dewa menatapnya makin tajam.

“Tapi ada satu petunjuk penting yang masih tidak bisa dipastikan kebenarannya. Seseorang telah melihat bahwa pintu gerbang ke dunia manusia terbuka sedikit….ta-tapi kami tidak berani berspekulasi mengenai hal tersebut, Tuanku. Maafkan kelancangan hamba”

Penasihat makin tampak gugup. Pembahasan mengenai dunia manusia adalah hal yang sangat menakutkan di khayangan. Bahkan Maha Dewa sendiri tak pernah membicarakannya. Kunci gerbang ke dunia manusia dipegang oleh Maha Dewa sendiri.

“Aku tahu” jawab Maha Dewa.

“Maafkan kami, Tuanku. Kami tahu seberapa besar resikonya jika terompet anda hilang. Seluruh semesta, termasuk khayangan dan dunia manusia, akan hancur dalam sekali tiupan terompet anda. Kami sudah lalai”

“Kalau begitu, pergilah ke dunia manusia dan temukan terompetku sampai dapat. Jangan pernah kembali sebelum kau menemukannya. Jika tidak, aku sendiri yang akan turun ke bumi”

Penasihat itu tercekat ketakutan. Turun ke bumi merupakan hal terlarang bagi para dewa, dan selama ini tidak pernah ada yang berani melakukannya. Khayangan diliputi sejarah kelam masa lalu tentang seorang dewa yang turun ke bumi dan tak pernah kembali. Resiko kepergian ke bumi adalah kematian, bahkan bagi para dewa yang abadi. Namun, jika Maha Dewa turun ke bumi, akan ada bencana dahsyat pada manusia.

****

Nun jauh di bumi, di sebuah tempat diantara padang rumput dan pepohonan hijau yang subur, seorang anak berusia 5 tahun memegang sebuah benda mirip terompet kusam berwarna keperakan. Terompet yang tampak sangat tua dan sudah tidak berfungsi, bahkan mungkin tak akan laku dijual di loakan.

“Ibu! Bu! Aku menemukan sesuatu!”- (bersambung)