Keajaiban Hamil

Hamil itu rasanya ajaib, kata orang yang sedang hamil. Karena saya belum pernah mengalami, jadi membayangkan sendiri bagaimana rasanya. Mungkin penjabaran ‘begitu ajaib’ itu karena beliau baru mengalaminya, karena itu kehamilan pertamanya. Ya, bisa saja. Atau karena pada awalnya memiliki latar belakang pemikiran berbeda, lalu berubah, dan akhirnya merasakan kalau proses hamil itu luar biasa, di luar dugaan, tidak seperti yang dibayangkan, sehingga menjadi ajaib sekali.

Ya, memang ada beberapa hal yang akan terasa nyata penjabarannya ketika kita mengalaminya langsung; salah satunya adalah kehamilan dan melahirkan. Mungkin wanita manapun di dunia tidak akan bisa membayangkan bagaimana rasanya sebelum mereka mengalaminya langsung. Sebab itu pengalaman personal, sebagaimana pengalaman-pengalaman lainnya, yang sensasi dan seluruh rasa-rasa di dalamnya hanya yang bersangkutan saja yang dapat memahami. Bahkan orang tercinta yang ikut berpartisipasi menghamilkan pun tidak akan pernah bisa ikut merasakannya.

Ini ungkapan keajaiban itu :

amazingpregnancyKehamilan telah membawa perasaan bahagia dan efek-efek positif pada pribadi beliau itu, saya tergugu pada kalimatnya ini ‘it has made me a better person’, ya tentu ‘better’ di sini sesuai standar dan perspektif beliau sendiri. Tapi itu perasaan positif yang mendebarkan. Walaupun perasaan dan efeknya pasti akan berbeda-beda pada tiap perempuan sih. Kalau saya yang mengalami, mungkin saya akan merasakan dan menulis hal yang berbeda tentang kehamilan saya sendiri.

Lalu juga ini :

pregnancy2

Yay. Saya berbahagia untuk beliau. Saya sekarang benar-benar tahu bahwa saya tidak berbeda dengan perempuan lain di dunia yang mungkin akan dibilang ‘mainstream’, kebanyakan perempuan di dunia ini mungkin juga seperti ini; yaitu tertarik pada ide pernikahan, kehamilan, melahirkan, menjadi istri dan ibu rumah tangga. Tentunya dengan cara yang sehat (pernikahan sehat, kehamilan sehat, melahirkan sehat, istri sehat, rumah tangga sehat) dan seluruh hubungan-hubungan yang sehat. Dan yang kedua, ide ini disandingkan dengan : dilakukan dengan orang yang dicintai dan mencintai kita. Bagi saya, ide kehamilan dll yang saya sebutkan itu tidak lebih penting juga dibandingkan ide ‘bersama dengan orang yang  kita cinta dan mencintai kita’. Saya tidak akan lagi denial pada passion personal itu; dan tidak akan lagi memaksakan diri untuk berbeda hanya untuk mencapai obsesi lain yang tidak menyehatkan. Saya ingin dapat menerima diri saya yang memang menginginkan terealisasinya ide-ide sederhana di atas, sebagai seorang perempuan. Hanya butuh waktu dan proses saja.

Tapi tentunya, itu bisa menunggu sedikit lagi. Tidak perlu terburu-buru kan ya? Akan datang masanya yang tepat, dengan orang yang tepat.

Duuuh, hamil ini kok bikin penasaran sekali..:mrgreen:

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s