Cinta Ditolak? Tenang, Kamu Tetap Awesome Kok

Adek Cantik : “Kakak, kenapa ya ditolak oleh orang yang dicinta itu oh-so-pedih-jendral sekali rasanya?”

Kakak Awesome : “Ya memang begitu. Pasti sedih. Tapi level sedihnya mungkin bisa berbeda-beda. Mulai dari yang beberapa hari bisa sembuh sampai sakit hati menahun. Tergantung dari karakter orang yang mengalami atau cara penolakannya. Tertolak itu saja sudah bikin sedih nista, apalagi jika penolakannya juga dengan cara yang bikin sakit hati. Atau ada juga yang kelihatan baik-baik saja padahal tetep sedih juga😀

Adek Cantik : “Aku masih bertanya-tanya kenapa dia menolak aku”

Nah, ini bakal jadi cerita panjang. Untuk menceritakannya dengan sederhana, mungkin bisa pakai skema kayak begini nih :

Kasus : (misal) kamu menyatakan perasaan suka/cinta pada gebetan dan ingin berhubungan serius. Kemungkinan yang terjadi, yang sudah merupakan resiko dan harus kamu terima, cuma 2 :

  1. Diterima, kemudian jadian berkomitmen (misalnya pacaran atau menikah)
  2. Ditolak (dengan berbagai macam bentuk, misalnya langsung to the poin, digantung-gantung, di PHP-in, ya intinya tidak ada perkembangan sesuai harapan pelaku)

Kabar baiknya adalah, kamu sudah melakukan hal yang sangat berani dengan mengungkapkan perasaan lebih dulu. Itu awesome. Perkara kemudian ditolak, ya itu resiko. Yang penting kamu sudah berusaha, dan sudah mendapatkan jawaban yang jelas daripada terus mengira-ngira sambil menghitung kancing atau lepasin kelopak bunga ‘he loves me not’.

Yang tentu bikin patah hati dan sedih perih omg so jleb berdarah-darah adalah ketika ditolak. Ya siapa sih yang gak sedih kalau keinginan dan harapan tidak tercapai? Apalagi kalau cintanya sudah mendalam tiada tara sampai sudah melakukan segala macam cara tapi gagal. Itu manusiawi sekali. Tidak ada yang salah ketika kamu punya harapan pada seseorang kok. Yang bisa menjadi salah adalah penyikapannya.

Nah ketika harapan sudah tinggi dan cinta sudah mendalam lalu ditolak, kamu tentu bertanya-tanya begini :

  1. Apa sih kekurangan aku? Apa yang tidak aku miliki yang ada dalam harapan si gebetan?
  2. Apakah aku kurang cantik? Kurang seksi? Kurang kaya? Dan kurang-kurang lainnya dalam hal fisik?
  3. Kurang pinter? Kurang ideal?
  4. Dll dll

Ketika sudah akut, kamu akan kehilangan rasa percaya diri. Kamu akan merasa diri kamu gak berkualitas sampai seseorang yang kamu cinta tidak balik mencintai kamu, atau karena kamu sudah berusaha membuat gebetan kamu mencintai kamu tapi ternyata gak berhasil. Malah dalam level yang lebih mengerikan, orang bisa bunuh diri atau membunuh orang lain gara-gara cinta ditolak. Sudah banyak beritanya kan? Hiii. Mungkin kamu berpikir, masa sih orang patah hati  bisa sampe sebegitunya? Bisa, dan nyata, walaupun baru sampe taraf niat di hati. Makanya kamu harus hati-hati menyikapi sakit hati kamu itu.

Lalu, kenapa sih kamu ditolak sama gebetan itu? Untuk lebih jelasnya, itu harus kamu tanyakan sendiri pada yang bersangkutan. Atau jika menurut kamu lebih baik dibiarkan saja, ya tidak usah diperpanjang lagi urusannya. Tapi, berdasarkan rumus dasarnya, penolakan akan terjadi kalau ada hal-hal dalam diri kamu yang memang tidak sesuai harapan orang yang kamu sukai. Alasannya bisa seribu satu atau lebih banyak dari itu. Atau sekedar ‘buka tipe’ yang diinginkan oleh orang tersebut.

  1. Kamu bukan tipenya
  2. Dia akan memilih/mencari orang lain yang bisa memuaskan tipenya sendiri (atau yang lebih baik dari kamu? Ya apapunlah)

Dua kenyataan itu pasti menyakitkan. Tapi itu fakta. “Mencari yang lebih baik’, ketika kalimat ini dikatakan langsung kepada kamu, tentu efeknya akan jauh lebih dahsyat dalam menurunkan rasa percaya diri. Sebagian dari kamu mungkin akan langsung down dan dan merasa ‘tidak cukup baik/layak’ untuk gebetan kamu. Inilah yang berbahaya (seperti yang sudah saya tulis di atas). Ketika rasa percaya diri sudah menurun atau hilang, kamu akan punya PR banyak dan panjang untuk bisa membangunnya kembali.

Ini sebenarnya berlaku bukan hanya dalam cinta-cintaan kok. Tapi berlaku juga misalnya dalam penerbitan. Saya pernah mengirimkan naskah ke Mizan duluuuuu banget ketika masih kuliah. Mizan menolak saya dengan ‘halus’. Saya sempat kecewa dan sedih. Tapi saya mendapatkan surat dari Mizan berisi ucapan terima kasih atas kepercayaan saya pada mereka, alasan-alasan penolakan naskah, dan saran-saran untuk memperbaiki kelemahan dalam naskah saya. Top banget Mizan. Saya langsung bersemangat kembali dan mencari-cari style tulisan sendiri.

Ya ditolak cinta tentu beda sama ditolak naskah. Tapi intinya di situ ada rasa kecewa karena harapan yang tak tercapai dan bahwa kamu bukanlah yang diharapkan oleh target.

Saya kadang menganalogikan kasus rasa suka ini dengan selera orang terhadap film. Menurut kamu, jika X tidak suka pada film AB apakah itu lantas berarti film AB adalah film buruk dan tidak berkualitas? Tidak selalu begitu. Kesukaan pada film biasanya berdasarkan selera masing-masing personal orang. Kita bisa bilang film AB bagus, orang lain bisa bilang sebaliknya.

Karenanya, ditolak satu orang yang kamu suka tidak lantas berarti kamu itu tidak cantik, tidak menarik, tidak pintar, dan tidak-tidak lainnya. Walaupun misalnya orang itu menyebutkan ‘aku gak suka kamu karena kamu tidak cantik dll dll’ tapi itu kan berdasarkan penilaian dirinya saja. Dengan begitu saja kamu bisa belajar bagaimana dia menilai sesuatu dan itu bisa jadi referensi buat kamu sendiri untuk menentukan sikap. Hidup dan kebahagiaan kamu tidak ditentukan oleh penilaian dia, Jadi seharusnya apapun alasan penolakan itu, tidak membuat kamu putus asa dan kehilangan rasa percaya diri.

Kamu tetap awesome, pasti. Asalkan dibarengi dengan pilihan sikap yang tepat dan tidak menyakiti diri kamu sendiri.

Mungkin kalian memang tidak klik. Kamu suka dia, dia tidak selera dengan kamu untuk berhubungan secara serius. Selesai. Dan kamu harusnya bisa melanjutkan hidup tanpa menganalisanya dengan lebih rumit. Kadang memikirkannya dengan terlalu rumit malah bikin hidup jadi lebih rumit juga. Kata seseorang, lepaskan orang yang memang tidak mencintai kamu, dan melangkahlah menyongsong orang-orang baru yang pasti akan memberikan warna lebih indah dalam hidup kamu di masa depan.

Sepertinya lebih mudah mengucapkannya padahal melakukannya sulit ya? Tenang, semuanya butuh proses. Ada masanya. Asal tak pernah berhenti berusaha.

 

Jadi, kalaupun kamu bersedih, tidak apa-apa. Tapi jangan lama-lama, ya. Setelah tenang kembali, berarti saatnya untuk segera bergerak pelan-pelan ke masa depan yang lebih membahagiakan🙂

 

Adek Cantik : “Tapi masih ada masalah, Kak”

Kakak Awesome : “Ya itu buat episode berikutnya. Tubi kontinyu saja ya….udah kepanjangan nih…”

 

 

 

 

 

 

 

One thought on “Cinta Ditolak? Tenang, Kamu Tetap Awesome Kok

  1. Ah, penolakan memang selalu menyesakkan hati, sekalipun kita sudah menduga-duga akan terjadi. Canggihnya lagi adalah ketika ditolak, tubuh fisik juga benar-benar merasakan terpukul dan tersakiti, misalnya seperti di dada, kepala, dsb. Saya sempat bahas panjang lebar tentang itu di artikel Kenapa Penolakan Sebenarnya Berguna?, mungkin bisa jadi referensi pencerahan buat kamu.🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s