Merawat Kulit Berminyak Dengan Jeruk Nipis/Lemon

Kulit berminyak itu emang kadang nyebelin. Terutama wajah. Kulit berminyak disebabkan pori-pori kulit yang besar sekali sehingga produksi minyak jadi berlebihan. Wajah jadi leibh sensitif terkena jerawat, mengkilat seperti diminyaki (terutama kalau siang-siang pas berkeringat), apalagi kalau tidak dirawat dengan tepat. Tapi konon keuntungan kulit berminyak adalah kulit tidak cepat keriput. Jadi kayak lebih awet muda:mrgreen:

Saya sudah pernah mencoba produk pembersih wajah khusus berminyak, pelembab khusus kulit berminyak, tapi sama saja tuh. Tidak ada hasilnya. Ya tapi entah untuk produk yang lebih mahal. Saya biasanya mencoba yang ada di pasaran saja. Saya juga memakai obat jerawat dari dokter ketika ada jerawat. Tapi namanya obat kimia, kalau dipakai ya jerawatnya ilang, tapi kalau tidak dipakai ya muncul lagi, hehe. Jadi adiktif.

Nah lalu saya pun coba-coba hal lain. Sejak beberapa bulan lalu saya bertekad untuk berhenti gonta-ganti pembersih atau memakai kosmetik aneh-aneh. Terutama yang mengandung pemutih/whitening. Tapi dimana-mana sekarang mayoritas merk kosmetik pasti ada pemutihnya. Lalu saya coba memakai jeruk nipis atau jeruk lemon kecil yang saya beli dari tetangga, kebetulan dia menanam pohonnya. Saya gunakan jeruk lemon ini untuk masker wajah dan di bagian kulit berminyak lainnya, soalnya waktu itu saya sedang kesel banget mengurusi jerawat bruntus kecil-kecil di kening dan di dada.

Cara pakainya ya simpel sekali. Jeruknya dipotong-potong tipis lalu ditempel di muka. Biarkan selama setengah jam. Awalnya memang periiiih banget. Tapi lama-lama tidak perih lagi. Memang membutuhkan proses yang lebih lama dari obat kimia (apalagi krim aneh-aneh yang instan itu). Saya rutin tiap hari memakai jeruk itu. Dan setelah sebulan lebih, barulah terlihat lumayan hasilnya. Ternyata jerawat pun jadi kering. Bruntusan kecil juga lumayan berkurang. Begitu juga jerawat di dada. Walaupun minyaknya memang tidak benar-benar hilang, tapi setidaknya ada perkembangan baik. Trus kulit juga jadi lebih halus. Asal rutin aja dipakainya.

Oya, selain pakai masker jeruk lemon, saya juga coba praktekan saran dari dokter kulit. Katanya, sebenarnya merawat kulit berminyak tidak sesulit yang dibayangkan dan juga tidak usah dibikin pusing. Karena justru dengan pikiran stres itu akan memicu timbulnya masalah kulit, terutama jerawat. Berikut ini tips-tips yang sudah saya jalankan dan hasilnya lumayan:

  1. Tidak usah banyak-banyak menempelkan perawatan pada kulit. Lakukan perawatan dasar saja : cuci muka rutin sehari dua kali (sebelum memakai make up dan menjelang tidur) dengan sabun sulfur yang ada di pasaran, terutama sabun sulfur yang khusus kulit berminyak/jerawat. Jangan gunakan susu pembersih (penyegarnya sih boleh-boleh saja dipakai).
  2. Tidak usah menggunakan krim-krim aneh-aneh. Tapi wajib pakai sunscreen atau sunblok saja ketika di luar ruangan. Pakai sunscreen spf 30 yang bisa bertahan maksimal 3 jam. Setelah 3 jam sebaiknya dipakai ulang, karena efeknya pasti sudah hilang. Kalau akan memakai pelembab, pakai pelembab biasa yang cocok dengan kulit kita. Tidak usah menggunakan krim malam.
  3. Untuk badan, boleh menggunakan body lotion, walau sebenarnya tidak pakai juga lebih bagus.
  4. Sebaiknya tidak usah memakai bedak (nah, berani gak? Haha). Kalaupun tetep mau pakai, jangan memakai bedak padat, tapi gunakan bedak tabur.
  5. Jika jerawat muncul (kulit berminyak otomatis akan terus berurusan dengan jerawat), jangan diapa-apakan, jangan disentuh, tapi boleh pakai obat jerawat yang dioleskan. Itupun kalau jerawatnya parah. Kalau tidak parah sih sebaiknya biarkan saja sampai sembuh alami. Sebelum pakai obat jerawat, lebih baik konsultasi dulu ke dokter agar dapat referensi obat jerawat apa yang cocok digunakan. Jangan sembarangan deh.
  6. Jangan melakukan facial wajah layaknya di salon kecantikan, apalagi sering-sering. Katanya nih, kulit kita itu berganti sebulan sekali dan gunanya facial itu untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Jadi kalau keseringan, efeknya pori-pori akan membesar dan tidak baik juga buat kulit. Jadi facial sebulan sekali atau dua kali, itupun facialnya sendiri saja. Misalnya pakai peeling, jangan facial ke salon. Begitu juga dengan badan, memakai lulur itu dua kali sebulan juga cukup.

Apalagi ya? Sepertinya baru segitu yang saya ingat. Kalau ada yang akan menambahkan, silakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s