Moving Forward Ala Al-Qarni

Ketika melihat-lihat koleksi buku yang lama belum bertambah lagi *pencitraan biar kelihatan keren*, saya melihat buku berjudul ‘Don’t Be Sad’ karya Dr. Aidh bin Abdullah Al-Qarni kiriman seseorang beberapa tahun yang lalu. Rasanya baru kemarin itu buku berada di lemari, tapi ternyata sudah sejak 2011 ada di sana.

Lalu saya teringat kebiasaan seorang kawan yang selalu membuka tafsir qur’an setiap pagi secara random untuk mendapatkan kutipan ayat yang bisa menyemangatinya mengawali hari. Benar-benar dibuka secara random. Nah saya mencoba metode random itu, walaupun saya sempat melihat-lihat daftar isi sih, hehe.

dontbesad

Dan inilah yang saya baca di halaman 34-35:

 Masa lalu telah berlalu selamanya

Dengan selalu mengingat-ingat masa lalu serta tragedi-tragedi yang terjadi di dalamnya, seseorang akan mengalami kegoncangan jiwa (sebuah penyakit yang menghancurkan kekuatan untuk hidup pada saat ini). Mereka yang memiliki tujuan hidup yang kuat telah berhasil melampauinya dan melupakan kejadian apapun di masa lampau, dan tidak akan pernah lagi melihat cahaya masa lalu itu. Sebab, masa lalu itu menempati tempat yang sedemikian gelap dalam relung-relung kalbu.

 Episode masa lalu kini telah berakhir sudah. Kesedihan takkan mampu memperbaikinya, sikap melankolis tidak dapat menghasilkan sesuatu yang benar, dan depresi tidak akan pernah mampu mengembalikan masa lalu ke dalam kehidupan ini karena masa lalu itu sudah selesai.

 Janganlah anda hidup di bawah bayangan mimpi buruk masa lalu atau di bawah bayang-bayang sesuatu yang tidak dapat anda capai. Selamatkan diri anda dari kenangan masa lalu yang menghantui. Apakah anda mengira anda dapat mengembalikan matahari ke tempat semula ia terbit, lalu bayi ke rahim ibunya, air susu ke teteknya, atau air mata kembali ke kelopak matanya? Dengan terus menerus mengingat masa lalu serta kejadian-kejadiannya, anda telah menempatkan diri pada kondisi hidup yang paling tragis dan mengerikan.

 Mengenang masa lalu terlalu banyak adalah penghamburan masa kini. Ketika Allah menerangkan kondisi bangsa-bangsa terdahulu, Dia Yang Maha Perkasa berfirman, “itu adalah umat yang lalu” (al baqarah, 2 : 134)

 Hari yang lalu telah berlalu dan selesai, dan anda tidak mendapatkan apapun manfaat dengan menganalisanya atau memutar kembali roda sejarah. Orang yang ingin hidup di masa lalu seperti orang yang mencoba menggergaji serbuk kayu. Orang-orang zaman dahulu sering berkata, “jangan pindahkan orang mati dari kuburnya”.

 Sebuah malapetaka bagi kita jika kita tidak mampu berhubungan dengan masa kini, di mana kita telah menyia-nyiakan istana kita yang indah, dan kita malah meratapi bangunan yang telah hancur.  Jika setiap manusia dan jin bersama-sama membawa kembali masa lalu, tentu mereka akan gagal. SEGALA YANG ADA DI ATAS BUMI SAJA SELALU BERGERAK MAJU UNTUK MEMPERSIAPKAN MUSIM YANG BARU, MAKA ANDA JUGA HARUS BERBUAT DEMIKIAN.

Ini sepertinya ada yang kontradiktif sama kutipan yang ini ya? =))

Tinggal dipilah-pilah saja. Semesta berkembang, manusia juga harus berkembang. Yang saya garis bawahi dari ungkapan al-Qarni itu, ‘melupakan masa lalu’ tidak bisa dipaksakan secara instan tapi melalui proses yang berbeda-beda dalam tiap pribadi masing-masing yang menjalaninya. Karena berbagai peristiwa sudah menjadi bagian dari kehidupan dan diri kita, maka walaupun tidak pernah benar-benar lupa seperti orang yang hilang ingatan, tapi segala hal yang bikin sedih itu tidak akan pengaruhnya lagi bagi kita saat kita mengingatnya.

Hanya jiwa yang sehat yang bisa merasakan kebahagiaan dan hidup di hari ini, karena yang menjadi milik kita hanya hari ini. Terima kasih buat Ibu yang telah memberikan buku al-Qarni. Semoga saya bisa selalu berdoa untuk orang-orang tercinta yang sudah pergi dan berlalu dari kehidupan saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s