Dogville : Masyarakat Yang Aneh

Image

Dogville adalah sebuah nama kota kecil (fiktif) di Amerika Serikat (dalam artian sebenarnya, sempit dan kecil) pada tahun 1930an yang hanya dihuni oleh beberapa keluarga saja. Letaknya terpisah dari kota-kota lain, sehingga jarang ada orang asing yang masuk ke kota tersebut. Para penduduk Dogville saling mengenal satu sama lain, dan dalam keseluruhannya, sekilas mereka digambarkan sebagai masyarakat yang rukun, saling tolong menolong, aman dalam keteraturan dengan norma dan etika yang dibangun oleh mereka sendiri.

Semua tampak begitu sempurna dengan kondisi idealnya, sampai ketika seorang perempuan asing berpenampilan ningrat bernama Grace datang ke kota tersebut. Dia datang sebagai seorang pelarian yang mencurigakan yang diawali dengan suara tembakan di kejauhan. Beberapa orang yang diyakini merupakan anggota sebuah gangster mengejar Grace ke kota kecil itu.

Salah satu warga Dogville bernama Tom, berbaik hati menyelamatkan Grace dan berbohong kepada para gangster itu. Tom mempersilahkan Grace menginap di rumahnya, lalu ia memperkenalkan perempuan itu pada warga Dogville. Dengan penuh kecurigaan dan prasangka, warga Dogville menerima Grace di kota mereka setelah proses musyawarah yang alot. Namun, mereka mengajukan beberapa syarat untuk Grace.

Syarat-syarat tersebut awalnya tidak terlalu berat dirasakan Grace, dibandingkan kebaikan warga Dogville yang telah mengambil resiko besar menyelamatkannya dari para gangster dan polisi yang mencarinya. Dia hanya harus membantu sebisanya meringankan beban pekerjaan warga Dogville. Maka dengan senang hati Grace menawarkan bantuan apapun kepada mereka.

Seluruh warga Dogville seperti tidak membutuhkan bantuannya sama sekali. Bahkan orangtua buta sekalipun dapat melakukan pekerjaannya sendiri. Namun akhirnya, warga Dogville dapat menerima Grace. Setiap hari Grace melakukan pekerjaannya dengan gembira: membantu merawat kebun, menjaga anak-anak, menemani orangtua buta, dan lain sebagainya. Warga Dogville sangat terbantu karenanya.

Namun, semakin lama Grace merasakan pekerjaan itu sebagai tekanan. Warga Dogville menjadikannya bagaikan budak yang harus terus bekerja tanpa ampun, dan kelalaian Grace sedikit saja membuat semua orang marah padanya. Diawali dengan tingkah seorang anak yang membuat Grace tidak dapat mengontrol emosinya. Dari sinilah mulai tampak sikap warga Dogville yang sebenarnya, termasuk Tom sendiri. Bahkan Grace tidak bisa berbuat apa-apa saat saat mereka berbuat semena-mena, pun saat seorang warga memperkosanya. Karena tidak tahan dengan segala intimidasi itu, Grace merasa bahwa kabur adalah satu-satunya cara dia melepaskan diri dari Dogville.

Grace meminta bantuan seorang sopir pengantar buah-buahan untuk membawanya keluar Dogville yang terpencil. Sopir itu bersedia membantunya. Namun ternyata sopir itupun sama saja dengan semua warga Dogville. Dia membawa Grace kembali ke Dogville setelah memperkosanya di dalam mobil pick up-nya. Grace pun menghadapi sidang warga Dogville. Mereka memutuskan untuk menahan Grace, dengan tidak mengurangi satupun beban pekerjaannya.

Sekarang Grace menjadi budak. Warga Dogville memperlihatkan sikap mereka yang licik dan penuh kemunafikan. Tanpa belas kasih sedikitpun mereka mengalungkan rantai di leher Grace agar perempuan itu tidak kabur. Rantai berat itu harus dibawa kemanapun ia bekerja, siang malam. Bahkan, para lelaki disahkan untuk melampiaskan nafsu bejatnya pada Grace. Sedangkan Tom juga tidak berbuat apa-apa walaupun ia tampak dilanda kebingungan mengenai nasib Grace yang disukainya. Ia dan warga Dogville pun kembali bermusyawarah untuk menentukan nasib perempuan malang tersebut.

Bagaimanakah nasib Grace? Dan, akankah Tom menolongnya? Tak satupun tahu, kelak warga Dogville akan menerima balasan yang setimpal atas perlakukan  tidak manusiawinya terhadap Grace.

Cerita di atas adalah cuplikan film Dogville (Lars Von Trier, 2003). Yang menarik dari film ini adalah gayanya yang sangat berbeda dari pakem film yang pernah ada. Hanya ada sebuah panggung tempat kota Dogville itu berada dan narasi serta dialog antar pemain. Saya sampai terbengong-bengong awalnya, film apaan ini?

Visualisasi awalnya saja sudah membuat saya terheran-heran. Kota Dogville digambarkan seperti kalau kita menggambar denah-denah ruangan di atas kertas. Lalu tiap ruangan/tempatnya diberi nama. Tidak ada dinding rumah atau bangunan apapun. Hanya garis-garis putih layaknya sedang bermain rumah-rumahan. Bagaikan sebuah rangka kota transparan. Seluruh kejadian dalam film terjadi di satu tempat itu saja.

Ini pengalaman saya menonton film yang berbeda. Dan sungguhpun begitu, ini amat keren, walaupun dari awal sampai pertengahan saya merasa mati bosan karena belum terbiasa dengan gayanya. Cerita dan karakterisasinya kuat. Jelas ini bukan film yang bisa dikonsumsi semua orang. Konon ada yang mengatakan bahwa film ini merupakan sindiran terhadap Amerika. Saya sendiri menganggap, secara universal ini adalah cerita tentang bagaimana masyarakat-sosial bisa begitu licik, kejam, dan manipulatif terhadap individu seseorang dengan segala tradisi dan nilai-nilai yang ada di dalamnya. Dan di film ini, masyarakat seperti itu mendapatkan sebuah balasan yang membuat saya berteriak puas, “rasakan itu!”. They deserve to it !

Mungkin anda yang sudah menonton bisa memberikan pencarahan lain mengenai apa yang disampaian Dogville kepada penontonnya🙂

Rating : 5 dari 5

Pemain : Nicole Kidman, Paul Bettany

2 thoughts on “Dogville : Masyarakat Yang Aneh

  1. Gw nonton dah hampir 10thn lalu, Bener2 film yg “gak biasa” untuk dikonsumsi awam, rada ngantuk emang pas tengah2 tapi sumpah puas banget gw dengan ending nya….TOP, standing aplause buat endingnya…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s