RamadhanPedia

Ramadhan tahun ini sudah berlalu –baru saja berlalu. Dan saya belum sempat menulis apapun tentangnya. Ah, Ramadhan. Ini bulan istimewa diantara 11 bulan lainnya (dalam penanggalan Hijriah) kan?

Nah, setiap ramadhan saya selalu mendengar banyak istilah yang hanya keluar pada bulan tersebut dan sudah menjadi tradisi turun temurun yang ada pada bulan ramadhan. Apa sajakah itu? Mari kita lihat :

  1. Munggahan

Tradisi untuk mengadakan sebuah acara khusus (biasanya makan bersama) pada satu hari sebelum Ramadhan. Ada yang hanya makan bersama biasa di luar, atau pulang kampung berkumpul bersama keluarga untuk melaksanakan sahur pertama dan buka pertama bersama keluarga.

 

  1. Buka bersama

Biasa disingkat Bukber atau Bubar (buka bareng). Makan bersama di luar dengan kolega atau siapapun, menjadi sangat nge-trend di bulan ini. Tak peduli harga café atau restoran yang melambung, tempat makan selalu penuh sesak oleh rombongan yang berbuka bersama, sambil ngobrol atau reuni dadakan.

 3. Tajil

Makanan yang pertama disantap saat buka shaum. Biasanya dalam bentuk yang manis –manis (karena ini sunnah –berbuka dengan yang manis). Yang nge-trend selalu ada adalah kolak (jenis apapun) dan makanan manis berkuah lainnya semacam sop buah atau kreasi lainnya. Di setiap tepi jalan yang kita lewati, banyak terdapat penjual tajil dadakan.  Semua ingin meraup untung dari orang –orang yang berbuka di jalan.

  1. Taraweh

Yakni shalat sunat yang dilakukan hanya pada bulan ramadhan saja. Pada jaman kenabian sih dilakukan secara berbeda dari yang ada sekarang (lebih jelasnya mesti baca hadis lagi, hehe). Tapi entah gimana awal mulanya, sekarang taraweh menjadi semacam tradisi yang dilakukan sesudah shalat isya, berjamaah di masjid yang suka tiba –tiba penuh di awal bulan ramadhan. Lalu perlahan menyusut menjelang akhir bulan.

5. Ngabuburit

Tradisi menunggu saat berbuka shaum. Biasanya melakukan apa saja yang disukai, misal jalan –jalan, atau justru memperbanyak ibadah.

 

  1. Sidang isbat/Hilal

Sidang isbat dan hilal adalah 2 hal yang berbeda, tapi sama –sama berhubungan penentuan waktu 1 syawal alias lebaran. Sering dengar istilah ini kan? Pemerintah biasanya menyelenggarakan sidang pada malam menjelang lebaran, sehingga pengumuman lebarannya suka tiba –tiba. Padahal di kalender sendiri sudah ditetapkan, tapi kadang –kadang lebarannya berubah (seperti tahun ini).

 

  1. Tuslah

Kenaikan harga gila –gilaan (bahkan kadang lebih dari 100%) dalam segala aspek, terutama makanan dan ongkos transportasi. Semua memberikan alasan : lebaran. Karena lebaran sepertinya momen untuk mengumpulkan pendapatan yang lebih banyak untuk berfoya –foya dalam membeli segala macam keperluan lebaran.

 

  1. Mudik

Ini adalah tradisi yang hanya ada di Indonesia; pulang ke kampung halaman atau ke tempat keluarga untuk merayakan idul fitri bersama –sama. Dan mudik menjadi satu momen yang selalu khas karena ternyata banyak masyarakat Indonesia adalah perantau sehingga perlu kembali ke daerahnya masing –masing saat lebaran. Bayangkan, menggunakan transportasi secara bersama –sama dalam satu waktu (dilakukan oleh hampir mayoritas masyarakat Indonesia) sehingga kemacetan dan rebutan transportasi menjadi legenda.

 

  1. Kembang api/petasan (mercon)

Di tiap malam sejak awal Ramadhan, masyarakat menjadi gemar menyulut kembang api dan petasan, sehingga suaranya meledak –ledak ke seluruh kampung. Bocah dan orang dewasa menyukainya. Euphoria lain dalam merayakan datangnya bulan suci yang penuh berkah? Entahlah. Yang jelas, pengusaha petasan menjadi makmur dibuatnya.

 

  1. Takbiran

Bacaan takbir pada saat malam lebaran. Biasanya ada dilakukan secara bersama –sama dalam acara khusus. Jika lebarannya sama (karena kadang beda), maka gema takbir ini akan mengumandang di seluruh penjuru dunia pada malam 1 syawal.

 

  1. Bedug keliling

Bedug adalah benda serupa tabung besar yang ujungnya ditutup kulit binatang. Digunakan sebagai sarana penanda waktu shalat yang disimpan di masjid. Kulit binatang inilah yang dipukul saat waktu shalat tiba oleh pemukul bedug yang terbuat dari kayu. Saat malam lebaran, bedug di pukul –pukul tanpa henti sebagai pengiring takbir. Bahkan, ada yang menyelenggarakan pukul bedug keliling kampung, atau ‘rampak bedug’ atau memukul bedug massal di tempat tertentu.

 

  1. Parcel/ paket lebaran

Yaitu semacam hadiah berbentuk makanan atau kebutuhan pokok yang dibungkus dengan istimewa dan diberi ucapan selamat hari raya idul fitri. Tiap supermarket biasanya selalu menjual paket lebaran, atau bahkan ada tempat khusus yang menjual parcel siap antar. Hadiah ini diberikan kepada kerabat, teman, keluarga, rekan kerja, kolega, atau dari perusahaan kepada karyawannya.

 

  1. Sungkeman/ silaturahim

Ini adalah tradisi yang dibarengi oleh ucapan ‘minal aidzin wal faidzin’. Bersalam –salaman dan saling mengunjungi sanak saudara atau tetangga setelah shalat sunat ied. Biasanya dilanjutkan dengan bagi –bagi angpao kepada saudara atau tetangga.

 

  1. THR

Singkatan dari Tunjangan Hari Raya, satu –satunya tunjangan yang berhubungan dengan keberagamaan. Setiap karyawan di lembaga manapun berhak untuk mendapatkan tunjangan ini, yang dibagikan sebelum lebaran.

 

  1. Ketupat

Konon ini adalah makanan khas idul fitri, yang memang hanya dibuat pada saat idul fitri. Bentuknya segi empat, dibuat dari daun kelapa muda (janur kuning) yang disambung –sambung menjadi seperti anyaman. Para penjual dan pembuat bungkus ketupat pun menjadi makmur. Makanan ini dibuat dari beras –semacam lontong, dan dikukus dalam bentuk bungkus ketupatnya yang unik.

 

  1. Sinetron reliji dan album reliji

Nah, ini adalah tontonan yang selalu ada pada saat bulan ramadhan. Semua seri sinetron yang sudah ada sengaja membuat season khusus ramadhan, atau membuat sinetron baru khusus untuk bulan ramadhan. Para artis pun berubah menjadi relijius dan memakai busana muslim. Bukan hanya sinetron, penyanyi pun membuat album khusus yang relijius dan menyanyikan lagu –lagu reliji di tiap show –nya.

 

  1. Kultum para ustadz

Percayalah, di bulan ramadhan para ustadz pun kebanjiran rejeki. Di tiap sinetron reliji biasanya ada para ustadz. Begitu pula menjelang berbuka atau saat sesudah subuh biasanya mereka memberikan ceramah singkat.

 

Itulah sebagian tradisi –tradisi dan istilah di bulan ramadhan. Ada yang terlewat? Silakan ditambahkan ya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s