Televisi Yang Sudah Tidak Menarik Lagi

Ya, setidaknya bagi saya memang begitu. Televisi lokal isinya 3 hal : iklan, shitentron, dan berita membosankan tentang tingkah polah pejabat yang sedang bermain drama di media (yang kadang ditayangkan secara lebay pula oleh salah satu stasiun televisi). Bahkan, saya berpikir untuk tidak menyimpan tivi di rumah saya kelak, karena sebagian besar iklan itu aneh dan mencemari pikiran –pikiran manusia lugu seperti anak –anak.

Di kampung saya di Ciamis, dari jaman saya kecil sampai sekarang salah satu sarana hiburan dan sumber informasi yang paling mudah adalah televisi. Sampai sekarang, bahkan internet masih merupakan barang mewah dan langka. Media massa tertulis seperti koran dan majalah memang mudah juga, tapi masalahnya minat baca masyarakat di kampung saya bisa dibilang rendah. Hanya segelintir orang (yang biasanya mengenyam pendidikan sampai SMA atau lebih) yang terbiasa membaca koran. Selebihnya, semua memuja televisi dan membatu di depannya –membiarkan sihirnya merasuki otak.

Dulu, saya juga memuja televisi. Di saat senggang atau untuk refresh pikiran, pelariannya adalah televisi. Karena memang itu saja yang bisa saya jangkau (saya masih buta internet, dan koran jarang sekali karena bapak saya tidak berlangganan koran). Televisi sangat menarik daripada koran tentu saja. Visualisasinya lebih mengesankan. Ada suara. Ada film, musik, dan lain sebagainya.

Tetapi sekarang media informasi semakin beragam. Internet telah memberikan apa yang kita butuhkan untuk pembelajaran, informasi dan hiburan, bahkan juga kehidupan sosial ala dunia maya yang difasilitasi dengan menjamurnya jejaring sosial. Televisi akhirnya, bagi saya pribadi, sudah kurang menarik lagi. Di internet, iklan pun memang ada. Tetapi asal kita tahu cara memfilter –nya, iklan –iklan itu bisa di skip saja. Berbeda dengan televisi yang setiap menit menyelipkan iklan lebay nan menipu dan kita tidak punya pilihan lain selain memindahkan saluran televisi –memilih acara lain, dan jika ternyata semua stasiun televisi sedang beriklan, maka dia pun sudah tak menarik lagi. Oya, saya tidak pernah berlangganan tv kabel yang menghadirkan siaran –siaran internasional, tapi saya kira sekarang internet lebih menarik untuk dijadikan sumber informasi.

Televisi maupun internet memang mengandung sisi baik dan buruk, tergantung bagaimana kita memilih apa yang akan dikonsumsi oleh kita sendiri atau diberikan kepada anak –anak kita. Kontrol untuk kedua sumber informasi tersebut tentu sangat diperlukan. Akan tetapi, melihat berbagai acara televisi yang selalu menyelipkan iklan aneh pada acara apapun, kapanpun dan untuk siapapun, rasanya kita perlu menjauhkan anak –anak dari sumber seperti itu dan memberikannya asupan yang lebih sehat. (sumber gambar)

6 thoughts on “Televisi Yang Sudah Tidak Menarik Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s