Kupu – Kupu

Di pedesaan seperti tempat saya membesar, menemukan kupu –kupu bukan suatu hal yang istimewa. Kita bisa menemukannya setiap hari di halaman rumah; bertengger di pepohonan atau bahkan masuk ke dalam rumah. Terjebak di dalam ruangan dan kadang tak bisa menemukan jalan keluar. Biasanya saya membuka pintu, dan mempersilahkan dia untuk terbang kembali ke dunianya yang bebas.

Kehadiran kupu –kupu di dalam rumah, bagi saya tidak mengandung makna khusus, hanya merasa ada suatu berkah dan kegembiraan karena bisa melihat hewan cantik itu dekat sekali dengan manusia. Para orang tua kadang percaya bahwa kupu –kupu di dalam rumah merupakan sebuah tanda akan adanya tamu yang berkunjung. Entah apa alasannya.

Suatu hari, saya menemukan seekor kupu –kupu yang sangat besar di teras depan rumah. Semacam sirama –rama atau entah apalah namanya. Namun, dia tampak begitu lemah. Sayapnya berwarna oranye –lebar dan berlekuk artistik seperti lukisan abstrak. Sayangnya, dia tampak sedang sekarat. Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Kupu –kupu itu tak bergerak.

Ternyata sebelah sayapnya terbelah dan tidak utuh lagi. Mungkin sesuatu telah terjadi padanya. Jadi saya membiarkannya saja. Mungkin beberapa saat nanti dia akan mati; maka saya hanya bisa membiarkannya mati dan kembali pada kondisi semula dalam rantai makanan makhluk hidup: menjadi santapan makhluk lain saat nyawanya sudah pergi. Saya terus memperhatikannya, tapi tetap tidak tahu harus melakukan apa.

Keesokan paginya saya keluar rumah dan menengok teras depan rumah. Tapi kupu –kupu malang itu sudah tidak ada.

Hidupnnya begitu singkat. Ah, bukankah hidup para kupu –kupu memang selalu singkat?

Kupu –kupu, makhluk yang cantik. Saya merasa dia begitu istimewa setelah berada di sebuah kota besar dan semakin jarang menemukannya. Kupu –kupu terbang bebas di sekitar kita menjadi suatu barang yang mewah dan langka. Bahkan, di daerah Cihanjuang, Cimahi, ada sebuah tempat bernama Taman Kupu –Kupu dimana kita bisa melihat mereka terbang bebas dalam sebuah kurungan besar. Di situ dikumpulkan beberapa jenis kupu –kupu beserta kepompongnya. Ohya, ada juga beberapa jenis serangga lain. Pada waktu tertentu –mereka biasa beterbangan mengelilingi pohon atau bunga yang ada di taman itu, pada kisaran waktu jam 11 sampai jam 1 siang.

Kasihan para kupu –kupu. Tentunya mereka selalu ingin terbang lebih bebas, tinggi dan luas dibandingkan kurungan raksasa itu kan?

Saya menginginkan melihat sebuah taman luas yang penuh pohon dan bunga di sekelilingnya. Taman di tengah kota tempat kami bisa duduk berselonjor di atas rumput hijau dan menghirup udara segar. Dan para kupu –kupu beterbangan di sekeliling kami. Masa hidupmu yang singkat, wahai makhluk yang cantik, kami akan berterima kasih untuk itu: keindahanmu.

6 thoughts on “Kupu – Kupu

  1. Wah, rama-rama yang pernah saya lihat di depan rumah saya tempo hari lebih besar lagi! Rentang sayapnya lebih dari 40 cm saya yakin, bahkan saya yakin sampai 50 cm! Saking besarnya saya jadi ngerasa serem…😆

    Kejadiannya belum lama, masih akhir 2010. Saya yang pertama kalinya lihat kupu2 sebesar itu kaget dan takjub banget, ternyata ada kupu2 sebesar itu.😀 Kata ayah dan ibu saya, “Jangan kaget, itu udah biasa jaman dulu. Dulu masih banyak kayak gitu.”😀

    Like

  2. @asop
    wah pernah melihat yang sebesar itu?😯
    ada fotonya kah? jadi pengen liat…
    klo sekarang, kupu-kupu yang sebesar itu sepertinya sudah jarang, pada kemana yah?

    @spidolhitam
    iya, dari ulat memang. trus kenapa?:mrgreen:

    @jarwadi
    disimpan juga kepompongnya? wah😯
    serasa di taman dong. masih ada ga? ada screen shootnya? *penasaran*

    Like

  3. terimakasih sebelumnya atas tulisannya, sehingga menambah pengetahuan dan informasi bagi kita yang membacanya, semoga bermanfaat untuk kita semua, jika minat silahkan singgah ke blog saya untuk saling silaturahmi. terimakasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s