Saya Suka Uang

Ya. Saya suka uang. Anda juga demikian bukan? Saya suka uang karena saya membutuhkannya. Banyak orang yang setuju bahwa uang bukan jaminan bergaransi untuk mencapai kebahagiaan hakiki. Tapi karena definisi kebahagiaan ini subjektif, menurut saya, uang bisa menjadi salah satu terwujudnya kebahagiaan sejati, kebahagiaan yang tidak merugikan orang l

Kebahagiaan surgawi !

Lha iya. Walau physically saya tidak akan membawa uang saat mati, tapi tanpa uang sepeserpun di dunia, saya tidak akan dicintai Allah dan Rasul-Nya dan tidak bisa masuk surga.

Contohnya, sebagai seorang muslimah, saya harus menutup aurat; saya harus menutupi rambut. Nah, untuk itu saya butuh jilbab dan baju –baju panjang. Tidak mungkin kan saya menutupi aurat tersebut dengan daun atau kain –kain bekas (karung goni atau bekas seprei, misalnya). Ih, engga deh. Tentunya harus dengan sesuatu yang pantas. Saya harus punya jilbab dan baju. Saya harus membeli barang –barang tersebut. Saya harus punya uang. Dengan uang saya bisa membeli jilbab. Dengan mengenakan jilbab, saya menunaikan salah satu perintah Allah, agar mendapatkan cinta-Nya.

Agar dicintai Allah dan Rasul, saya juga disunnahkan untuk menikah jika sudah mampu. Menikah juga harus dengan uang. Biaya walimah, mahar (bagi laki –laki), bayar petugas KUA, dan lain sebagainya. Sesederhana apapun prosesi pernikahan (semisal hanya bermaharkan baju sisa perang ala sayidina Ali untuk Fatimatu Azzahra), tetap harus ada uang. Buat sesajen para tamu, lha masa tamu dianggurin ? Minimal bayar bapak penghulu lah, dan pengurusan birokrasi agar sah secara hukum. Lebih tenang, lebih halal. Dengan apa ? Uang.

Ingin lebih sehat, juga butuh uang. Bayar perawatan gigi setahun dua kali mesti punya uang. Apalagi dokter gigi itu mahal. Saat sakit, ke dokter yang bagus juga mahal. Salah –salah menjadi korban malpraktek. Minum susu dan makanan yang bergizi juga butuh uang. Susu sekarang semakin mahal. Makanan bergizi memang tak perlu mahal, tapi tetap harus dibeli. Harga bahan pokok kian melangit saja. Karena saat sehat kita bisa beribadah dengan khusyu dan lengkap. Dengan ibadah tersebut, Allahpun cinta.

Ingin pintar juga butuh uang. Sekolah dan kuliah…ah, anda tahu kan berapa standar biaya pendidikan sekarang ? Belajar agama di pesantren, otodidak, atau di sekolah juga harus ada uang. Dengan berilmu, amaliah kita menjadi lurus dan bukan semata –mata taklid buta. Semakin meningkat kafaah agama, ikut seminar ini –itu, membaca buku –buku dan kitab –kitab, semakin berkembang pengetahuan agama dan umum. Allah cinta orang yang berilmu, bukan ? untuk punya ilmu seperti itu, harus punya uang juga untuk mendapat sumber –sumbernya. Cari ilmu di internet pun apalagi, mesti punya uang.

Ingin banyak bersosialisasi dengan orang, mengikuti banyak kegiatan social atau keagamaan, menjadi aktivis tanpa bayaran sekalipun, atau menjadi pencinta alam dan hewan, juga butuh uang. Sebagiannya mungkin bisa gratisan kalau banyak sponsor, tapi minimal harus punya ongkos buat wara –wirinya.

Dan masih banyak lagi.

Jadi, saya butuh uang. Harus punya uang. Karena sekarang ini alat bertransaksi yang bisa diterima semua orang, ya uang. Cash ataupun non-cash. Kecuali kalau kita memang memilih untuk berbahagia dengan derma dari orang lain. Tapi bagi saya, walaupun ada yang bilang bahwa materi semacam uang justru sumber penderitaan dan membuat kita tidak bahagia, sehingga lebih memilih menerima derma saja, justru yang menerima derma itulah yang tidak membahagiakan. Saya lebih bahagia kalau bisa berusaha sendiri, walau tidak selalu untuk tujuan uang.

Ya, saya suka uang. Tetapi yang terpenting tidak sampai diperbudak dan dikuasai olehnya. Saya lah yang harus memperbudak uang!

5 thoughts on “Saya Suka Uang

  1. ini pasti gara2 si Cacing kemarin yah? itu.. yg cinta mati sama kotorannya. yang mengabaikan “tangan Tuhan” yg hendak menunjukkan padanya Surga. Dasar Cacing!

    *meracau geje*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s