Penyanyi Jalanan Yang Cantik

Suatu sore yang gerimis, saat berada dalam bis di sepanjang jalan Asia Afrika Bandung yang penuh sesak, samar -samar saya mendengar dentang gitar di belakang. Dan suara serak seorang perempuan, ‘permisi..permisi’. Kantuk saya langsung hilang. Saya menoleh, dan mendapati seorang laki -laki membawa gitar dan sesosok makhluk manis yang berdiri di tengah kesesakan bis.

Seorang perempuan! Saya jarang bertemu penyanyi jalanan perempuan. Kali ini, saya tak bisa menyebutnya pengamen, rasanya tidak tega. Suaranya teratur, serak, dan bervibrasi. Sepertinya memang dia sangat terlatih menyanyi. Perawakannya tinggi, memakai celana jins pertengahan betis. Rambutnya sebahu, diikat sederhana. Kulitnya hitam manis (saya suka kulit hitam manis, eksotis).

Dia bernyanyi duet dengan kawannya, menyanyikan lagu ST12 dan lagu jadul “Misteri Cinta” dari Nicky Astria. Saya menikmati nyanyiannya, suaranya sungguh bagus. Saya mendengarkannya penuh minat, dan itu mungkin membuat saya agak mencolok dimatanya. Dia juga menatap saya sekilas sambil tersenyum.

Saya merasa tidak boleh pelit. Saat dia lewat di depan saya sambil membawa kantong, tiba -tiba dia tersenyum seulas. Aduh, senangnya. Sepertinya dia merasa amat senang, dan itu membuat saya senang. Ya, seperti begitulah kira -kira. Walaupun dalam hati saya berkecamuk, memikirkan wanita ini pasti telah mengalami kehidupan yang jauh lebih keras dari apa yang saya bayangkan. Menjadi penyanyi jalanan bagi seorang perempuan pasti tidak mudah. Apalagi perempuan semanis dia. Kira -kira, apa yang dipikirkannya saat menyanyi dengan cueknya ya?

Ya, menghadapi kehidupan yang lebih keras dalam dunia yang lebih liar, saya kira. Pasti memerlukan kekuatan dan ketegaran yang lebih daripada yang lainnya. Tidak boleh cengengย  dan yang semacamnya. Walaupun ada saatnya dia pasti seperti kita juga; butuh menangis atau mengeluh. Saya kagum pada ketegaran orang โ€“orang yang selalu bekerja keras dan menghadapi hidup dengan penuh optimistis.

Ya, itu adalah pilihannya. Entah hanya untuk mendapatkan penghasilan, berkreasi di jalanan, atau apapun. Seandainya saya bisa bicara dengannya, untuk mengetahui apa yang dipikirkannya. Semoga selalu baik โ€“baik saja.

[Gambar dari sini]

10 thoughts on “Penyanyi Jalanan Yang Cantik

  1. Saat tinggal di Malang, saya sering mendengar cerita tentang anak2 mahasiswa-samasekali-tak-miskin yang ngamen hanya untuk iseng2 atau menyalurkan bakat seni.๐Ÿ˜€

    Dan somehow, saya bersyukur tinggal di kota yang tak memiliki pengamen atau penyanyi jalanan.๐Ÿ˜‰

    BTW, secantik (si)apa sih?๐Ÿ˜•

    Like

  2. justru waktu saya dibandung banyak penjaji jalanan lampu merah..
    bener mba cantrik-cantik memang… secara bandung gitu…

    mba min juga kali sama …
    hehehehehe
    malem mba

    Like

  3. –Mas Lambang–
    bisa jadi mas,,๐Ÿ˜•

    –Mas J–
    eh pernah k Malang?
    iya sih, tmen2 kuliah jg dulu banyak yang ngamen buat dana acara, hehe..

    yaaa~~~ cantiklah….emang musti ada padanannya ya? niiih ketauan mas j penyuka wanita cuantik:mrgreen:

    –mas baju–
    hehe, ya gitu deh…
    katanya si emang bandung tuh cantik2 perempuannya.
    saya?
    hehe, aminlah.. klo bukan laki2 kan ya pasti cantik, moso ganteng ?:mrgreen:

    –filar–
    sama -sama

    –hileud–
    iya knp ya? karena kota seni ?๐Ÿ˜• *dikaplok*

    –kang gembel–
    hehe, soalnye teu aya foto si cantik itu T_T

    –mas baju–
    iya niiih….lagi ga bisa ol sering2..

    –mas Lambang–
    hehe, makasih mas. salam juga ^^

    Like

  4. wah, memang rasa kepedulian kita timbul tenggelam, mungkin saat melihat penyanyi jalanan itu, rasa peduli muncul, namun tak khayal kita juga cuek saja. yah, mau bagaimana lagi… mampir balik yah… thx…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s