S a n d a r a n

Bandung, 11 Nopember 2009

Ada saat –saat dimana saya merasa begitu lemah, dan lelah. Lelah. Teramat lelah menghadapi semuanya. Menghadapi beberapa hal yang kadang bisa membuat saya berhenti di tengah jalan. Berpikir banyak hal, masa lalu dan masa kini, mengevaluasi seberapa tangguhnya saya –yang terus menerus digerus dengan berbagai keadaan. Tidak. Saya tidak berpikir bahwa saya adalah orang  yang paling bermasalah di dunia, atau orang yang paling menderita. Tidak begitu. Hanya saja, kadang ada kelelahan yang begitu kuat mendera jiwa. Dan kadang, sebagian dari kelelahan itu tidak bisa disampaikan pada orang lain.

Tetapi, apa yang menyebabkan kebanyakan kita tetap bertahan? Tetap berdiri tegar sambil menyerukan bahwa kita tak akan pernah menyerah pada kehidupan? Salah satunya adalah, kehadiran orang lain.

Sahabatku yang kucintai karena –Nya, terima kasih. Kali ini engkau lagi –lagi menarikku dari keterpurukan lelah, yang membuatku selalu banyak mengeluh. Tidak. Saya katakan padamu sobat, bahwa saya tak kan pernah lagi mengatakan, ‘saya sudah terlalu lelah’. Saya ingin terus belajar, mencoba tetap kuat, tak ada siapapun yang bisa melakukannya selain diri saya sendiri. Sebab kita mesti terus sabar, mesti tetap kuat, dan mesti selalu tegar.

Saya tak akan menangis lagi. Saya tak akan mengeluh lagi. Melakukannya tentu tidak mudah, tapi mulai saat ini, saya ingin belajar seperti itu, kawan. Sebab saya tahu, saya tak pernah sendirian.

Menjadi tempat sandaran, tidak mudah bukan? Saya bahkan tiba –tiba merasa ternyata belum layak untuk itu. Tapi  pada saatnya nanti, itu akan dialami, dan Allah selalu tahu saat yang tepat bagi kita untuk itu. Untuk memulainya.

15 thoughts on “S a n d a r a n

  1. –mas Lambang–
    sore, mas lambang ^_^
    iya, yang diiperlukan sekarang menentukan target, tak peduli target itu nantinya akan tercapai seperti yg diharapkan atau tidak. yang penting berusaha sebaik2nya lalu bersabar😀

    –kang adit–
    mengistirahatkan hati yang seperti apa ya ?

    –mizzy–
    yah..semestinya begitu..ini kutipan yang dulu saya sukai ^^, makasih

    –desti–
    iya saya juga senang des, tapi ga tau apa sy udah bisa kyk gitu apa belum

    –mbak ira–
    hehe~~ pohon disebelahmu itu mbak, bisa buat sandaran ga ?:mrgreen:
    pisss

    Like

  2. Ada saat –saat dimana saya merasa begitu lemah, dan lelah. Lelah. Teramat lelah menghadapi semuanya.

    .
    ini satu ciri bahwa anda masih tertidur. biasanya kalu anda dah bener2 bangun rasa lemah, letih, lesu, loyo dan letoy tuh akan sirna seketika:mrgreen:
    .
    hayoo cepet bangun…! ini acara ospek…! tidak ada itu acara2 manja2an👿😆
    .
    hayo kamu push up 100X ini perintah senior😆 😆
    .
    .

    Sebab saya tahu, saya tak pernah sendirian.

    .
    yap, betul sekali masih ada saya d sini serta milyaran penduduk bumi plus milyaran galaksi di luar sana:mrgreen: . kalau ngumpet terus di dalem jelas aja gelap n pengap hayo cepatlah keluar dari persembunyianmu kawan sebab mentari sudah gak sabar lagi menanti senyum ceriamu itu😛
    .

    Menjadi tempat sandaran, tidak mudah bukan?

    .
    ya betul sekali, mulai sekarang cobalah bersandar pada dirimu sendiri ( berdiri kokoh atas dirimu sendiri ) sebab awal mula kelemahan itu muncul oleh karena terlalu lama bersandar pada sesuatu selain dirimu sendiri.
    .
    jangankan orang lain bahkan tuhan sekalipun sebenarnya tidak bisa menolong jika anda tidak berkehendak menolong diri anda sendiri.🙂
    .

    Intinya sih tetap semangaaaatttttt…..!👿😆

    Like

  3. –jojo hwa–
    i’ll never do it again, jo. promise.

    errr~ bukan lah. ini saya buat jauh2 sblm saya dapet tag itu dari aris ^^

    –mas gembel–
    iya, terima kasih. saya akan mencobanya, utk bs lebih tegar dan mandiri. dan saya insya Allah pasti bisa. makasiih ya. semangat !!

    Like

  4. keadaannya sama dengan apa yg saya alami sekarang. bedanya saya tdk memiliki tempat untuk bersandar.hanya mengandalkan diri sendiri yg kepercayaan dirinya kadang datang dan pergi. tapi tetep kembali lagi pada ilahi,tempat mengadu yg paling baik.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s