Gitaris Yang Bersahaja

Apa yang paling menyenangkan saat berhadapan dengan seorang gitaris? Bagi saya, yupe, itulah. Memperhatikan raut muka dan ekspresi -ekspresinya saat menikmati petikan jari tangannya sendiri di gitarnya. Selain tentunya, mendengarkan alunan musiknya dan ikut bernyanyi pelan -pelan.

Seolah -olah, pikirannya sudah menyatu dengan gitarnya, tidak ada lagi di dunia ini, tenggelam dalam pusaran suara yang diciptakannya sendiri. Petikan jarinya mantap, membuat getaran melodi yang sungguh lembut. Hebat.

A opik namanya (pakai ‘p’ atau ‘f’ ya?). Seseorang yang sangat jarang berbicara. Permainan gitarnya, keren abis !  Masih muda pula, baru lulus SMA, tapi main gitarnya jago banget. Beliau salah seorang keponakan ibu kos. Dan dengan sangat baik hati beliau sering menemani kami untuk berkaraoke ria saat istirahat menjelang tidur. Terutama kalau weekend.

Pertama kali mendengar petikan gitarnya, saya sangat kaget. Ya ampyun, keren banget ! Dengan penuh senyum dan kesabaran luar biasa, beliau menerima rekues -rekues lagu dari berbagai macam genre. Dan ternyata beliau bisa memainkan semuanya !! Ternyata beliau suka nge -band dan sering latihan bersama kawan -kawannya.

Mungkin, rekues saya paling beda. Dia memainkan Stranger By The Day dari Shade Apart, ‘One Last Breath’ -nya Creed (petikan gitarnya awalnya mirip banget, saya langsung teriak menebaknya, ini Creed !!!). Trus lagu Siti Nurhaliza “Betapa Ku Cinta Padamu”, dan yang membuat saya histeria adalah ternyata dia bisa memainkan salah satu love theme dari drama korea Endless Love yang lumayan terkenal itu.

Suka bangetttt !!!!! xDDD
Padahal sebenarnya saya tak bisa menyanyi dan ga pede karena suara saya yang bisa bikin gedung runtuh atau orang pingsan, tapi cuek sajalah…nyanyinya pelan -pelan saja.

Sedangkan ibu -ibu yang lain bernyanyi standar saja, lagu Peter Pan, ST 12, Drive, Ungu, Samsons, dan lain -lain.

Petikan gitar a opik lebih keren daripada kawan -kawan saya dulu yang pernah saya kenal. Waktu kuliah, ada kawan akhwat yang gemar main gitar dan koleksi teks lagunya bejibun. Dina namanya. Kadang kita bernyanyi bersama lagu -lagu jadul semacam ‘If you were mine’-nya Wet Wet Wet, “love is blind”-nya Tiffany, dan lainnya.

Di SMA ada juga yang gitar-mania, Hen -Hen. Dia pernah ngajak saya nyanyi bareng saat perpisahan sekolah di tepi pantai pangandaran, di depan kawan sekelas. Lagunya ‘Forever One’ dari Ingwie Malmsteen (gitu ya nulisnya? Lupa lagi).

Sekarang, dengan melihat gitaris muda ini, saya memikirkan sebuah hal baru yang menarik.

Para laki -laki, ternyata kelihatan begitu keren saat bermain gitar. Ini menempati posisi ketiga setelah: 1) Mereka tampak keren saat membaca Qur’an, terutama membacakan hafalan untuk mahar istrinya. Surat Ar -rahman. Ini terjadi pada kawan saya, dan i’m little bit jealous waktu itu. 2) Mereka tampak keren saat orasi, seperti misalnya Mister Syeva ketua departemen sospol di kampus, jago orasi banget.

ABSOLUTELY COOL.

Sayangnya saya sendiri tak bisa bermain gitar. Pernah belajar, tapi malah jari menjadi bengkak dan kepeleset melulu. Seperti juga belajar naik motor yang tetep ga bisa -bisa, karena takut jatuh, dan malah membuat motor sepupu saya masuk bengkel gara -gara saya salah injak. Wew. Benar -benar payah.

Permainan gitarmu, absolutely cool, a opik. Sepuluh jempol !!!

IMG1880A

6 thoughts on “Gitaris Yang Bersahaja

  1. hahaha… dari 3 kategori keren itu, ga ada satupun pada saya😆

    hmm… main gitar emang susah.. apalagi emang dasarnya di keluarga saya juga ga ada bakat musik😛

    Like

  2. bikin tandingan ah…
    cewek itu paling cakep kalau:
    1. mau jadi pacar saya
    2. nggak mau sama cowok lain, cuma mau sama saya
    3. menolak lamaran cowok lain dan hanya nerima lamaran saya.

    *mati2an belajar main gitar, tp skill cuma segitu aja…. jreng jreng*

    Like

  3. @ Ando-chan
    😆
    saya gak masuk semua kriteria Ando-chan, jadi saya nggak cakep gitu👿

    eh tapi emang nggak cakep sih, saya kan manis bin imut
    *dipentung*:mrgreen:

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s