J u j u r

Words can’t bring me down Yes, words can’t bring me down So don’t you bring me down today [Beautiful. Christina Aguilerra]

Terkadang kejujuran bisa sangat menyakitkan dan menyedihkan pada awalnya. Termasuk dalam pertemanan.

Kadang kita harus jujur mengatakan apa yang kita rasakan mengenai sikap teman kita yang tidak berkenan bagi kita (dan mungkin bagi sebagian besar orang), walaupun itu pasti tidak enak baginya. Tapi, karena kita sayang padanya, kita harus mengatakan itu –dengan cara yang baik. Agar dia bisa memperbaikinya, dan kita juga memperbaiki diri kita. Jadi, ketika kita mengatakannya, otomatis itu juga berlaku buat diri kita sendiri.

Misalnya, jika ada teman yang selalu ingin curhat tanpa melihat kondisi kita (yang mungkin juga sedang punya masalah) karena merasa sudah dekat. Maka kita kadang harus jujur mengatakan padanya bahwa sikap seperti itu bisa menjengkelkan bagi orang lain jika kondisinya tidak tepat. Kecuali tentunya jika kita memang selalu sangat baik hati, sangat tulus, tidak pernah terbersit sedikitpun merasa terganggu.

Jujur. Dengan cara yang tepat, pada waktu yang tepat.

Saya salut pada mereka yang selalu jujur dengan apa yang mereka pikirkan. Yang bisa berbicara tanpa beban terhadap realitas kehidupan. Yang bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya sebagai bentuk kritiknya dalam interaksi pertemanan, dan terhadap segala fenomena di sekelilingnya.

Saya banyak mendapat teman –teman yang bisa jujur mengkritisi sikap dan pemikiran saya. Apabila ada yang tidak tepat, maka mereka mengungkapkannya. Terkadang, pada saat saya tidak mengetahuinya, saya merasa tidak ada yang salah dan semua rasanya baik –baik saja. Tapi, saat saya mengetahui kenyataan yang sebenarnya tentang dampak prilaku saya pada orang lain, pada awalnya, itu sangat sakit dan menyedihkan.

Apa mungkin lebih baik saya tidak tahu saja? Tapi kalau saya tidak ditegur, kapan saya bisa berpikir dan memperbaiki diri? Walau sampai menangis pun, itu tetap akan menjadi hal yang sangat berharga sebagai pupuk dalam proses pendewasaan. Sakit dan sedihnya pasti hanya sebentar saja. Karena nanti saya akan bisa mengingat –ingatnya untuk berusaha tidak mengulanginya lagi.

Tidak. Saya bukannya bergantung atau terpengaruh oleh penilaian orang lain terhadap pribadi saya dalam pergaulan, tapi memang sebaiknya kita lebih peka terhadap apa yang bisa kita timbulkan pada orang lain. Kadang saya berpikir, wah, dia bete ga ya dengan sikap saya itu? Dia marah ga ya? Saya selalu khawatir kalau ada orang yang menjadi sangat ilfil dengan sikap saya.

Saya tak bisa selalu menjadi baik dalam setiap sikap dan kata –kata. Apalagi di dunia maya. Barangkali cara penyampaian kata –kata yang berlebihan akan berdampak lebih buruk daripada berinteraksi langsung. Melihat dan merasakan langsung. Makanya, secara saya sadari atau tidak, pasti ada teman yang merasa tidak nyaman berbicara dengan saya, merasa tersinggung, atau malas bicara lagi dengan saya.

Tidak apa –apa. Seperti kata sahabat saya, karakter orang berbeda –beda, maka respon atas sikap saya pun pasti akan beragam.

Tentu saya tak bisa mengharapkan semua orang akan menganggap saya sebagai orang yang sangat ramah dan menyenangkan. Itu tidak masalah, sekali lagi. Tapi rasanya bagi saya….sedih sekali ya. Saya tidak mau kehilangan teman.

Saya tidak mau tali silaturahim terputus. Saya hanya bisa mengucapkan maaf atas seluruh ketidaknyamanan itu, di dunia maya ini. Semoga tidak berulang, dan selalu berulang.

Terima kasih karena telah jujur. Saya punya banyak teman yang baik ternyata, dan semua itu akan menjadi tidak sebanding dengan kehilangan satu teman saja.

(sebuah tulisan yang tertunda. Untuk seorang teman)

7 thoughts on “J u j u r

  1. Terkadang kejujuran bisa sangat menyakitkan dan menyedihkan pada awalnya.

    Betul tuh, walaupun akhirnya jadi mematikan.

    tapiiiii……………….
    bukannya kematian itu adalah awal dari kehidupan baru:mrgreen:
    (ini kata2 sendiri lho, nggak ada hubungan dgn pertikaian christina dan britney)😆

    Like

  2. jujur? berat ini kata walaupun cuma 5 huruf😕

    kadang tidak semua orang menerima sikap jujur kita😦
    arrgh, saya sering dibilang sadis kalo udah mengkritik orang, padahal ga da niat buat sadis, cuma ya itulah yang ada di kepala saya. Tapi ada beberapa temen bilang saya jujur menilai orang lain, tapi tidak jujur pada diri sendiri.

    @ Arm

    saya jujur lho waktu bilang suara mbak mina sedikit mirip cewe sok imut

    benarkah itu arm?
    tapi kata grace, suara mbak Mina lucu
    *jadi penasaran*🙄

    Like

  3. ignorance is bliss, katanya sih gitu. Kalau tidak tahu, tidak ada alasan tersinggung, sedih atau sakit hati.
    Tapi kalau gitu caranya, apa bisa berkembang?

    Terimakasih sudah membuat tulisan yang mengingatkan untuk selalu reseptif, dan belajar dari kejujuran orang-orang jujur🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s